Klub Premier League di winter transfer 2018 sudah menyelesaikan urusan transaksi jual beli pemain. Namun di winter transfer 2018 ini gak ada klub Premier League yang membeli lebih dari empat pemain, nampaknya komposisi di awal musim dirasa udah cukup tepat dan hanya membeli pemain untuk menambal slot yang kosong karena pemain yang gak perform atau kosong karena cedera pemain.

Nama besar pun mewarnai winter transfer kali ini meski gak ada yang terlalu bombastis. Keluarnya Coutinho dari Premier League sedikit banyak mengurangi jumlah bintang di Premier League, meski kemudian di penutupan bursa transfer Aubameyang menandatangani perpindahannya dari Borussia Dortmund.

Perputaran pemain yang paling menggoda tentu tukar guling antara Man United dengan Arsenal dengan Alexis dan Mkhitaryan yang menjadi subjeknya.

Dari beberapa klub besar di Premier League praktis hanya 1 atau 2 nama pemain yang diperhitungkan, eits tapi jangan salah, walaupun 1 atau 2 pemain yang masuk bisa jadi itu menjadi kartu as dalam mengarungi sisa musim 17-18.

Winter transfer selalu menjadi subjek menarik buat PES player, lalu lintas transfer pemain bisa menjadi peningkatan kekuatan klub yang signfikan di PES. Yuk kita coba analisis, siapa klub Premier League yang menang banyak dari winter transfer kali ini di PES 2018.

Arsenal

Siapa Datang?

Arsenal setiap edisi PES biasanya rutin dijadikan andalan, terutama yang suka main passing pendek dan cepat. Gak jauh beda di PES 2018 juga masih seperti itu. Winter transfer 2018 menawarkan pembaharuan pemain terutama di area serang, masuknya Aubameyang jelas berkah tersendiri bagi Gunners. Auba punya kecepatan sekelas Bolt di PES, speed yang mencapai 97 memastikan lini serang Arsenal sekarang gak mati angin, ditambah lagi Auba ini finishingnya aduhai. Tinggi juga.

Amunisi baru lainnya Mkhitaryan, juga tambahan yang gak bisa dibilang jelek juga, Miki menawarkan penguasaan bola dan tambahan kecepatan di sector lini serang Arsenal. Statsnya mungkin gak sebagus Ozil si metronome Arsenal, namun keberadaanya bisa menjadi duet AMF yang saling melengkapi, karena Miki punya kecepatan yang lumayan tinggi.

Tapi siapa sangka bahwa dua pemain baru ini membentuk kuartet berjuluk LMAO (Lacazette, Miki, Auba, Ozil) di Arsenal. Kira-kira bisa menghibur gak ya kuartet ini.

Siapa Pergi?

Tiga pemain serang Arsenal, Alexis, Giroud, dan Walcott. Kepergian Alexis membuat Arsenal banyak kehilangan, meski mungkin gak sekehilangan Alexis yang ditutup Pemda DKI, ups. Anyway, yang biasa pake Arsenal pasti paham. Seberapa penting keberadaan Alexis pas main PES, gak peduli naik atau turun pasti kalau bisa tetep dipasang.

Giroud, si pemain yang kadang dicinta lebih banyak dibullynya ini juga membuat opsi bermain post player di depan jadi hilang.

Ikon kecepatan Arsenal dari 1 dekade belakangan kali ini pergi, Walcott dari dulu di PES selalu menjadi pemain dengan stats speed yang diatas rata-rata. Namun kali ini Walcott butuh jam main lebih banyak demi mengejar slot di Piala Dunia.

Surplus? Tekor?

Lini serang yang kehilangan 3 pemain Alexis, Walcott dan Giroud ternyata membuat kekuatan serangan Arsenal jika diitung matematis menjadi turun. Aubameyang meski punya OVR yang tinggi tapi tetep gak bisa menambal 3 pemain tadi, meski kalau dibreakdown, Auba punya banyak kelebihan daripada 3 pemain tersebut.

Miki yang masuk karena teregister sebagai AMF maka nilainya menjadi penambah untuk sector gelandang, sehingga kini lini tengah Arsenal menjadi lini yang paling bagus

Chelsea

Siapa Datang?

Giroud, masih di kota yang sama, London, namun dia hanya menukar kostum merahnya menjadi biru. Sedangkan Barkley masih tetap berkostum biru, hanya aja beda badge dan patch di jerseynya. Kedatangan Giroud mungkin bisa memberikan bantuan pada Morata. Giroud punya keunggulan dalam hal duel udara. Selain itu bicara OVR sejatinya Giroud praktis menjadi striker dengan OVR paling tinggi di Chelsea, dengan 84 poin. 

Barkley, yang lebih dulu datang, meski gak yang istimewa gimana tetep jadi tambahanyang lumayan. OVR 83 secara keseluruhan tentu bukan angka yang jelek. Poin plusnya lagi, Barkley menjadi pemain satu-satunya di Chelsea yang berposisi sebagai AMF.

Siapa Pergi

Conte boleh gak pake Costa dari awal musim hingga masuk bursa transfer, namun siapa bilang si Costa gak dipake di PES! Pemain yang pake Chelsea pasti tetep masang nama Costa di depan meskipun di real life gak pernah dipake. Wong OVR nya tinggi di PES, masa gak dipake. Kini dengan kepindahannya ke Atletico praktis menutup kemungkinan itu lagi.

Batshuayi yang menjadi subjek Saga transfer Auba dan Giroud kayanya gak terlalu dikangenin kepergiannya di PES mengingat belum mateng statsnya di PES. Jadi rasanya gak jadi masalah mau ada dia atau gak, di PES yaa.  Selebihnya pemain yang menuju exit door Stamford Bridge adalah pemain-pemain muda yang pasti gak pernah dipake di PES macam Musonda, Baba Rahman, atau Kenedy jadi gak usah banyak dibahas yak.

Surplus? Tekor?

Lini depan jelas suatu kehilangan yang cukup berarti setelah Costa pergi, OVR Costa yang mencapai 86 “hanya” digantikan oleh Giroud yang ber-OVR 84 aja. Selain itu dipinjamnya Kenedy dan Musonda semakin menurunkan stats serangan Chelsea secara keseluruhan. Namun masuknya Barkley bisa jadi tambahan lumayan di lini tengah Chelsea.

Cari team guide klub tertentu? Cek disini Bro.

Liverpool

Siapa Datang?

Lini belakang Liverpool dalam konteks real life sering jadi lelucon dan alasan mengapa Liverpool kehilangan angka. Dengan dasar itu menjadikan Klopp rela bayarin mahal Van Dijk demi menghilangkan meme meme kekalahan Liverpool di instagram. Berhasil atau ga itu si urusan Klopp, gimana di PES? Van Dijk di PES masuk dalam kategori bek tengah bagus, iya bagus, tapi gak sampe masuk level yang istimewa banget. OVR 83 dengan keunggulan mampu melepaskan passing dan duel udara adalah spek dari Van Dijk.

Selebihnya Liverpool mendatangkan remaja bernama Tony Gallacher yang di PES juga ga ada di database, mungkin akan muncul via live update terbaru, dan yang pasti statnya masih jauh banget untuk dipake. Gak perlu dibahas lah ya.

Siapa Pergi?

Siapa lagi kalau bukan Coutinho, diuber terus dari summer transfer akhirnya manajemen mengiyakan Coutinho untuk pergi ke Barcelona. Kehilangan Coutinho jelas kehilangan besar, gak hanya di real life, di PES juga demikian. Kelincahan dan tendangan jarak jauh Coutinho adalah hal yang tinggal menjadi kenangan indah dengan sangat mantan. Gimana engga, Coutinho merupakan pemain Liverpool dengan OVR tertinggi sebelumnya.

Selebihnya ada juga pemain Liverpool yang dipinjamkan seperti Sturridge, Flanagan, Ejaria, Markovic, dan masih banyak lagi. Namun kelihatannya dari banyak nama tersebut praktis hanya Sturridge aja yang agak kerasa kehilangannya di PES, selebihnya si hanya nama-nama pengisi bangku cadangan aja. Gak berasa.

Surplus? Tekor?

Jelas tekor, kehilangan COutinho dan Sturridge sama sekali gak digantikan dengan pemain depan lainnya. Klopp kelihatannya mau memaksimalkan Salah dan Firmino, okelah di real life, tapi di PES?? Kehilangaan boss! Kenapa gak ada pemain depan baru yang masuk menggantikan Coutinho. Kedatangan Van Dijk juga gak serta merta meningkatkan stats bertahan Liverpool secara signifikan. Jadi ya gitu deh aktivitas Liverpool di bursa kali ini, bikin tekor di PES.

Gimana si baca stats pemain di PES? Baca dulu dimari Bro panduannya.

Manchester City

Siapa Datang?

Gak ada pembelian jor-joran di bursa kali ini, posisi pucuk pimpinan Premier League yang masih dalam kadar aman membuat Pep adem aja. Paling menambah satu bek tengah, Laporte, tapi itu satu aja mahal banget. Sebagus apa si Laporte di PES? Ya bagus juga, OVR nya lumayan tinggi, 83, selain itu tipenya build up, cocok buat permainan menyerang City. Mahal si tetep harganya ketimbang OVR-nya tapi toh bukan kita juga yang bayarin.

Siapa Pergi?

Mangala yang dibeli belum lama kini nasibnya menjadi pemain pinjaman ke Everton. Mangala sendiri di PES sejatinya gak bisa dibilang jelek, OVR 80 masih dikantonginya. Kemampuannya cukup mumpuni untuk sebagai bek tengah, mungkin memang kurang wah kalau di tim sekelas City (yang sekarang) + minimnya jam main terbatas sepertinya opsi pinjam memang tepat untuk Mangala.

Selebihnya putaran pemain muda City yang dipinjamkan rasanya gak perlu dibahas terlalu dalam. Gak kenal juga ente Bro. Hehe

Surplus? Tekor?

Masuknya Laporte menambah sedikit kekuatan pertahanan City dari segi stats. Laporte yang kebetulan memiliki OVR lebih tinggi tiga poin ketimbang Mangala yang pergi. Dari sector lain gak ada perubahan dan masih tetep jago Man City ini PES. Jadi rasanya aktivitas transfer Man City di winter transfer kali ini cukup tepat baik di PES maupun real life.

Manchester United

Siapa Datang?

Music resembles, begitu cara Man United memperkenalkan pemain terbarunya Alexis Sanchez. Entah music seperti apa yang akan dimainkan oleh Alexis di Man United, namun yang jelas tambahan Alexis membuat happy para Brothers yang biasa pake Man United di PES. Pilihan serangan makin banyak di depan.

Alexis bawa banyak angka untuk United. Dengan OVR 89, didalamnya menyimpan banyak stats yang sangat tinggi seperti dribel dan kelincahan. Selain itu Alexis juga gape menceploskan gol, ditambah umpan lambung dan pendek sama baiknya menjadikan Alexis sebagai keberkahan tersendiri bagi si Setan Merah.

Siapa Pergi?

Miki dipersilahkan mengejar mimpinya untuk main bersama Arsenal. Mkhitaryan di PES 2018 bukan pemain yang jelek, di real life juga musim kemarin menjadi tulang punggung Man United di liga. Tapi romantisme itu gak bertahan lama bagi Mourinho, Mou lebih memilih Alexis ketimbang Miki, Sehingga menjadikan Miki sebagai alat tukar guling dengan Alexis.

Masih banyak juga pemain yang dipinjamkan, seperti Wilson, Tuanzebe, Mitchell dan beberapa nama lain yang di PES masih dibawah 70 an statnya. Pemain spek begini Cuma jadi camat alias cadangan mati kalau di PES.

Surplus? Tekor?

89 gantiin 85 kira-kira surplus atau tekor? Jelas surplus ya jawabannya. Meskipun banyak pemain lain yang juga pergi rasanya semua tetep akan tergantikan dengan masuknya Alexis. 10 pemain muda dibawah 70 statnya pasti gak akan kepake jika disandinginnya sama Alexis, kecuali di ML ya.

Tottenham Hotspurs

Siapa Datang?

Hampir selama sebulan penuh gak ada pemain yang datang ke Spurs. Hingga pada akhirnya sebelum tutup bursa masuklah Lucas Moura dari PSG sebagai satu-satunya pemain yang datang ke Spurs di bursa transfer kali ini.  Tambahan Moura bisa jadi pewarna dalam permainan Spurs, baik di real life maupun di PES. Moura meskipun OVRnya gak tinggi-tinggi banget, tapi punya keunggulan dalam kecepatan dan akselerasi, selain itu dribel dan tabungan gerakannya lumayan banyak membuat dia bisa meliuk-liuk dan melakukan banyak trik(selama Brothers bisa “pejetannya” di PES)

Siapa Pergi

Gak ada pemain utama Spurs yang pergi di bursa transfer kali ini. Seluruh pemain yang menjadi objek pindah pemain di bursa kali ini adalah pemain muda yang dipinjamkan ke berbagai klub, so, ga ada kekuatan klub yang menghilang.

Surplus? Tekor?

Masuknya Lucas Moura dengan gak ada pemain Spurs yang pergi boleh dibilang membuat Spurs menjadi lebih kuat, terutama di lini depan. Tambahan Moura yang punya kecepatan bisa menambah opsi-opsi lain dalam membuat strategi di PES.

Nah, itulah beberapa analisis sederhana dari beberapa klub besar di Liga Inggris. Merasa beruntung klub jagoannya dapet suntikan amunisi baru? atau malah sebaliknya? Yuk komen di kolom komentar atau di sosial media kami.

Eh, PES nya masih belum update winter transfer? Masih aja bro.., yuk dapetin ModEvo versi terbaru untuk mendapatkan update winter transfer di Februari ini

Analisis Bursa Transfer Premier League Musim Dingin 2018: Siapa Menang Banyak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *